BALITAR.ID, Blitar – Semarak Majapahit International Travel Fair 2019 memberi angin segar dalam dunia pariwisata Jawa Timur termasuk salah satunya di Blitar. Pameran budaya dan pariwisata bertaraf internasional ini tak tak tanggung-tanggung, hasilnya sebanyak 110 buyers agent tour dari 14 negara berhasil didatangkan ke Blitar, Jumat (3/5/2019).

Penyambutan kedatangan mereka berlangsung meriah di Keboen Kopi Karanganjar, Desa Modangan, Kabupaten Blitar. Disana pengunjung disuguhi kesenian daerah khas Blitar yaitu kesenian Barongan dan tari Emprak sembari menikmati kopi asli Blitar.

Beberapa destinasi wisata dan budaya khas Blitar pun ditampikan disana hingga mengundang rasa penasaran para buyers tersebut.

Setelah dari Keboen Kopi para buyers bergegas mengeksplorasi candi Penataran yang merupakan maskot pariwisata di Kabupaten Blitar.

Salah satu vlogger asal negeri jiran Malaysia mengatakan, eksistensi bangunan-banunan bersejarah di Blitar memang terlihat sangat eksotis, termasuk di dalamnya menyimpan ke khasan sejarah dan budaya tersendiri.

“Spot-spot di Blitar memang eksotis, budaya kental sejarah dan cagar budayanya alamakk eloknya!!!,” katanya.

Menurutnya, paket wisata haritage menjadi menu yang paling menarik untuk dikunjungi, terutama tempat-tempat bersejarah.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar, Agus Munthalib mengatakan, famtrip kali ini sengaja diset untuk menciptakan perjalanan wisata yang menyenangkan. Semua digiring untuk mendapatkan angle-angle menarik. Apalagi yang ikut famtrip kali ini para penggiat medsos. Dimana medsos menjadi sarana yang baik dalam berpromosi, terutama untuk wisatawan millenial.

“Ya, Kabupaten Blitar hari ini kita kedatangan tamu dari para buyers Majapahit International Travel Fair, disini ada 110 peserta dari 14 negara, termasuk Indonesia gabung dalam acara Famtrip kali ini, mereka adalah para buyers dan pegiat medsos dari agent tour and travel dari manca negara” terangnya.

Selain destinasi yang dikunjungi hari ini Agus mengatakan, pihaknya juga menampilkan video-video profil beberapa destinasi wisata di Blitar. Dengan harapan selain mempromosikan wisatanya yang beraneka ragam, Blitar juga kaya memiliki potensi-potensi yang luar biasa.

Ia berharap, nantinya setelah para buyers yang terdiri dari berbagai agent tour and travel internasional ini tertarik dengan blitar, mereka akan membantu kita mempromosikan destinasi-destinasi wisata di Blitar.

“Jadi mereka-mereka ini akan membantu kita menjual potensi-potensi wisata di Blitar, memang ini sesuai dengan program uta provinsi, bahwa wisata di Jawa Timur tidak hanya di Bromo saja, akan tetapi kita juga ada potensi wisata di sekitar lingkar gunung Kelud yang tak kalah menarik untuk dikunjungi,” pungkasnya.(*)