BALITAR.ID, Blitar – Event Expo Santripreneur 2019 yang digelar oleh Kemenpora bersama Lembaga Pembangunan Kepemudaan Nasional, Bintang Muda Nusantara Indonesia (BIUUS) di Alun-alun Kanigoro Blitar diisi dengan berbagai kegiatan menarik dan inspiratif.

Di hari kedua ini diisi dengan kegiatan Talk Show Santripreneur diikuti oleh para santri dari berbagai daerah di Indonesia, Jumat (23/8/2019). Para peserta nampak antusias mengikuti Talkshow menjadi interprenuer tersebut.

Kegiatan yang bertema ‘Santripreneur Kreatif Inspirasi Pemuda Masa Kini’ ini bertujuan untuk mengedukasi para santri dan pemuda Indonesia tentang signifikansi, peluang, dan prospek berwirausaha dan dunia kewirausahaan.

Ketua Panitia Expo Santripreneur 2019, Muhammad Mukhsin mengatakan, Talkshow Santripreneur ini di isi dengan berbagai kisah inspiratif untuk mendorong para santri jadi pengusaha. Bertindak selaku pemateri Abdul Aziz Nawawi pengusaha muda sekaligus akademisi Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Kali ini kita menghadirkan pemateri yang berpengalaman di bidang enterpreneurship dan akademisi,yakni Mas Abdul Azis ini dari ketua Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, beliau adalah santri yang memiliki daya juang yang tinggi dan berani untuk melangkah terutama juga sudah go internasional,” kata Mukhsin saat ditemui BALITAR.ID usai talkshow.

Mukhsin menambahkan, Talkshow ini diharapkan akan mencetak santri-santri yang bisa menghasilkan usaha sebagaimana disampaikan pemateri yaitu One People, One Product. Menurutnya, Talkshow ini diharapkan dapat memacu motivasi santri untuk meningkatkan diri supaya memiliki produk.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini dari santri seluruh Indonesia, paling banyak tentunya dari Blitar ada juga siswa SMA dan santri-santri dari Jawa Timur tentunya” tambahnya.

Sementara itu, Abdul Aziz Nawawi, pemateri Talkshow menambahkan, melalui Talkshow itu, ia menekankan bagaimana santri agar berfikir go internasional. Untuk bisa go internasional, menurutnya santri tentunya harus rajin ikut ajang konferensi internasional atau kuliah pendek dengan membawa produk masing-masing.

“Go internasional juga bisa menjadi ajang dakwah. Kita harus memunculkan keberanian, keberanian keluar dari zona aman, keberanian mengambil resiko dan tanggung jawab,” ucap pria yang juga menjabat Ketua Bidang SDM Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Menurut Aziz, peserta Talkshow sangat antusias mengikuti materi. Dari hasil tanya jawab, para peserta ingin sukses di berbagai bidang sebagaimana yang ia sampaikan di hadapan peserta yaitu sukses di bidang interprenuer, birokrasi, CEO, akademik dan agama.

“Saya berpesan kepada santri harus punya produk atau one people, one product. Itu harus mulai ditanamkan mulia sekarang untuk menuju Indonesia maju,” tutup Aziz.