BALITAR.ID, Blitar – Masih dalam Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blitar ke 695 Pemkab Blitar melalui Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar bersama seluruh OPD terkait dan seluruh panitia mengemas banyak acara yang spektakuler.

Kali ini Bupati Blitar Rijanto dan seluruh OPD beserta jajaran Forkompimda Kabupaten Blitar akan memainkan Ludruk Blitaran. Bagaimana jadinya Bupati akan tampil dan menghibur langsung seluruh masyarakat Blitar?

Ditemui Tim BALITAR.ID saat pagelaran Festival Panji Nuantara 2019 hari kedua, Rabu, (10/7/2019) di Amphiteater Penataran Bupati Blitar Rijanto mengatakan, dalam rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Blitar yang ke 695 ini Pemkab Blitar bersama seluruh panitia mengemas banyak acara dan agenda menarik.

“Termasuk agenda kali ini mulai kemarin tanggal 9 s/d 12 Juli 2019 ini ada Festival Panji Nusantara di Amphiteater Penataran, di dalamnya ada festival panji yang diisi oleh tampilan kesenian dari berbagai daerah, ada pameran keris dan batu mulia, pameran UMKM termasuk wayang kulit dan yang paling heboh besok tanggal 11 Juli adalah Ludruk Blitaran yang pemainnya diantaranya ada Bupati bersama jajaran Forkompimda Kabupaten Blitar”, jelas Bupati.

View this post on Instagram

Festival Panji Nusantara Hari Pertama Hari Jadi Kabupaten Blitar yang ke 695 Pemkab Blitar kembali menggelar perhelatan Festival Panji Nusantara. Bertempat di Amphitheater Penataran Nglegok Blitar, festival tahunan ini dimeriahkan oleh seniman Panji dari berbagai daerah termasuk Tari Porem Bulkiyo dari Blitar, Tari Dewi Sekartaji dari ISI Surakarta, Tari Topeng dari Kutai Kartanegara, Tari Wayang Thengul Bojonegoro, dan Pembacaan Puisi Panji Teater Etnika. Selasa (9/7/2019). . Cerita Panji merupakan cerita asli Nusantara dan berasal dari Jawa Timur yang mengkisahkan Raden Panji Inu Kertapati atau lebih dikenal Panji Asmoro Bangun dari kerajaan Jenggala dan Dewi Sekartaji dari Panjalu. Cerita ini banyak berkembang pada akhir abad ke- 13 pada masa Majapahit dan digaungkan oleh Patih Gajahmada untuk menunjukkan eksistensi budaya asli Nusantara ditengah pesatnya pengaruh hegemoni budaya Hindu-Buddha di Nusantara. . Perlu diketahui cerita panji juga terdapat pada relief Candi Penataran yang mengisahakan tentang Bubhuksah dan Gagang Aking. Maka untuk melestarikan dan memajukan budaya asli Nusantara tersebut digelar lah rangkaian acara Festival Panji Nusantara di Amphitheater Penataran tiap tahunnya. Festival Panji Nusantara kali ini akan digelar selama tiga hari mulai Selasa, 9 Juli 2019 hingga Kamis, 11 Juli 2019 mendatang. Dengan berbagai rangkaian acara dan pagelaran kesenian diantaranya pada hari Kamis besok akan ada Seminar Panji, Festival Kuliner, Tari Anak-anak, Pemutaran Film Panji, Pagelaran Kesenian Sanggar Jaka Baru dari Jawa Barat, Reog Bulkiyo dan Juga Dramatari Sang Setyawan. Sementara di hari terakhir akan ada ditutup dengan pagelaran Ludruk Blitaran dengan pemain antara lain Bupati dan . #amazingblitar #kitakompakbisa #festivalpanjinusantara2019 #penataran #porembulkiyo #reogbulkiyo #panjinusantara #budayaindonesia #blitarbangga  #wisatablitarkab #pemkabblitar #amazingblitar #pesonaindonesia #blitar #eventblitar #blitarasyik #blitarpunya #blitarhits #blitarevent #blitarexplore #blitar #blitarkekinian #balitar.id #balitar #wisatablitar #pokdarwis #pokdarwisblitar #blitarraya #lintaskomunitasblitar #Infoblitar #shareblitar #komunitasblitar #regrann

A post shared by BALITAR.ID Official® (@balitar.id_official) on

 

Tidak lepas dari tema Festival Panji Nusantara, Bupati mengatakan, Ludruk Blitaran akan mengambil lakon Ragil Kuning yang merupakan rangkaian cerita Panji.

“Ludruk Blitaran ini adalah untuk menghibur masyarakat Blitar. Ingat, Bupati, Kapolres, Dandim dan jajaran forkompimda ini semua adalah pelayan masyarakat, termasuk bagaimana masyarakat bisa senang dan terhibur dengan kita main Ludruk yang akan kita gelar besok pada, Kamis (11/7/2019) mulai pukul 19.00,” tambah Bupati.

Bupati menambahkan, Cerita Ragil Kuning ini menceritakan tentang Kerajaan Jenggala Kadhiri yang memiliki putra mahkota bernama Panji Asmoro Bangun yang mana punya saudari cantik jelita bernama Ragil Kuning. Panji Asmoro Bangun yang akan menjadi putra mahkota kerjaan Jenggala benar-benar menyiapkan dirinya sebelum menjadi raja untuk melihat kehiduan masyarakat jelata dengan menyamar menjadi orang buruk rupa dan mengenalkan dirinya sebagai Entit.

Meski demikian, Panji Asmoro Bangun yang menyamar menjadi Entit yang buruk rupa, namun hatinya baik dan seorang pekerja keras. Suatu saat Entit bertemu dengan Ragil Kuning yang sebetulnya adiknya sendiri. Disini si Entit seakan-akan mencintai Ragil Kuning dengan maksud menguji kesetiaan adiknya dengan calonnya yang bernama Panji Gunungsari.

“Disinilah terjadi klimaks dan dialog penuh intrik antara si Entit dengan Panji Gunungsari. Hingga terjadilah pertempuran antara Entit dengan Panji Gunungsari. Dan ditengah pertempuran tersebut penyamaran Panji Asmoro Bangun sebagai Entit terbongkar. Bagaimana serunya kisah Ragil Kuning? Kami mengajak seluruh warga masyarakat Blitar untuk datang dan menyaksikan pagelaran Ludruk Blitaran di Amphiteater Penataran pada besok Kamis, 11 Juli 2019,” tuturnya.