BALITAR.ID, Blitar – Membangun sektor pariwisata di Blitar raya tak hanya menjadi peran dan tugas pemerintah daerah, namun juga adanya sinergi dari semua stakeholder yang telibat, mulai dari pelaku wisata, akademisi, hingga media dan juga komunitas pegiat dan pelaku pariwisata.

Terutama di masa adaptasi kebiasaan baru pasca pandemi covid-19 dan mulai dibukanya kembali sektor pariwisata. Sinergi antara pemerintah dan stakeholder menjadi penting guna menggeliatkan kembali pariwisata di Blitar raya.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Suhendro Winarso saat menghadiri kegiatan launching website Blitar Tourism Community (BTC) yang digelar di Fish Garden, Kelurahan Pakunden, Kota Blitar, Selasa (22/9/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Blitar Santoso, Kepala Disparbud Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono, Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (Bapparda) Kabupaten Blitar, stakeholder pariwisata dan seluruh pegiat dan pelaku wisata di Blitar raya.

Wali Kota Blitar Santoso didampingi Kepala Disparbud Kota Blitar dan Kepala Disparbudpora Kabupaten Blitar melaunching website Blitar Tourism Community (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar)

“Kita sangat mengapresiasi atas ide dan gagasan dari para pelaku dan pegiat pariwisata Blitar raya yang tergabung dalam Blitar Tourism Community (BTC) ini. Berbicara kepariwisataan tentu tidak hanya menjadi tugas Pemkab atau Pemkot Blitar saja, akan tetapi juga perlu adanya sinergi dari para pelaku dan pegiat pariwisata. Hadirnya BTC bersama dengan dilaunchingnya website Pesona Blitar ini diharapkan dapat mengangkat citra pariwisata di Blitar raya,” ungkap Suhendro usai kegiatan launching website Blitar Tourism Community.

Menurutnya, potensi pariwisata di Blitar raya sangat luar biasa dan beraneka ragam, mulai dari wisata alam, kuliner, sejarah, budaya hingga wisata buatan. Hal ini perlu diimbangi dengan adanya SDM yang mumpuni serta sinergi antara pemerintah daerah maupun juga stakeholder pariwisata.

“Kita tau bersama potensi wisata di Blitar raya, baik kota dan kabupaten sangat luar biasa sekali. Untuk mengenalkan potensi itu tentu kita harus berjalan beriringan, baik dari pemerintah maupun para pelaku wisata. Apalagi di situasi pandemi covid-19 ini, diharapkan dengan kehadiran BTC akan menambah semangat kita dalam mengelola dan mempromosikan wisata. Harapan kita kepariwisataan di Blitar raya bisa segera bangkit dan semakin menggeliat,” tambahnya.

Lebih lanjut Suhendro menambahkan, saat ini Pemkab Blitar bersama Bapparda (Badan Promosi Pariwisata Daerah) Kabupaten Blitar telah membuka kembali Paket Wisata Olas Kembar Umum. Bersamaan dengan hal itu, diharapkan sektor pariwisata bisa menjadi agen untuk mengsosialisasikan penerapan protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru new normal live.

“Kita berharap dengan hadirnya BTC bersama dengan dibukanya kembali Paket Wisata Olas Kembar, secara bertahap kepariwisataan kita bisa bangkit dari keterpurukan. Melalui momentum bangkitnya kepariwisataan di Blitar ini, kita ingin mengsosialisasikan bahwa berwisata pun aman asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan. Tentunya semangat ini harus kita jaga dan kita bangun sehingga nantinya sektor pariwisata kita menyokong agenda pembangunan daerah Kota dan Kabupaten Blitar,” tuntasnya.









LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here