BALITAR.ID, Blitar – Masih dalam nuansa Hari Jadi Blitar yang ke 695, Pemkab Blitar adakan pagelaran kesenian Jaranan dan Campursari untuk menyambut kedatangan rombongan Kirab Hurub Hambangun Praja di Kiblat Kidul yaitu Candi Simping Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Kamis (18/07/2019) malam.

Sebelumnya, rombongan kirab yang membawa Panji-panji Kabupaten Blitar, Pusaka dan Damar Hurub Hambangun Praja telah sampai di Kelurahan Kademangan pada Kamis (18/07/2019) siang. Kemudian, dilanjutkan pada malam harinya dengan diikuti arak-arakan lampion dan sepedah hias dari Kelurahan Kademangan menuju Candi Simping.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Bupati Blitar Rijanto beserta Kepala OPD dan jajaran Forkompimda Kabupaten Blitar. Selain tamu undangan yang hadir, warga Kecamatan Kademangan dan sekitarnya sangat antusias menanti kedatangan rombongan Kirab yang sudah bersiap sejak petang di Kelurahan Kademangan.

Dalam sambutannya Bupati Blitar Rijanto menyampaikan pada tamu undangan dan seluruh warga yang hadir bahwa, pagelaran kesenian jaranan dan campursari di Pelataran Candi Simping kali ini merupakan rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi Blitar ke 695.

“Tentunya bapak ibu semua tau ini adalah rangkaian Hari Jadi Blitar yang ke 695. Dalam kesempatan acara yang sangat meriah kali ini, semua warga Blitar harus tau bahwa hari jadi Blitar adalah jatuh pada 5 Agustus dan kali ini yang ke 695. Untuk memeriahkan hari jadi kali ini kita ada banyak sekali rangkaian kegiatan, ada Festival Penataran yang disitu ada pameran keris, pameran batu mulia dan juga bazar kuliner, ada juga Festival Panji Nusantara didalamnya ada berbagai budaya kesenian Panji yang dimeriahkan oleh seniman-seniman luar daerah. Cerita panji ini sudah terkenal hingga Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan dan bahkan hingga Asean. Dan cerita Panji ini reliefnya ada di candi Penataran yang merupakan salah satu candi tertua di Jawa Timur, jadi warga Blitar juga harus bangga,” tutur Bupati.

Lebih lanjut Bupati menambahkan, untuk memeriahkan Hari Jadi Blitar kali ini masih juga masih ada banyak rangkaian acara. Salah satunya Kirab Hambangun Praja kali ini mengangkat tema Kiblat Papat Limo Pancer yang telah dimulai sejak 12 Juli kemarin di Pendopo Ronggo Hadi Negoro.

“Yang dimaksud dengan Kiblat Papat Limo Pancer tersebut yaitu Pendopo Ronggo Hadinegoro sebagai pancer atau pusat dari Kabupaten Blitar. Dari situ pusaka-pusaka Kabupaten Blitar tersebut awalnya di Kirab Menuju Kiblat Lor yaitu Candi Penataran disana kita adakan pagelaran wayang kulit untuk memeriahkan,” sambung Bupati.

Selanjutnya kirab bertolak menuju kiblat kulon yaitu petilasan prasasti Padelegan Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi. Dan saat ini kirab tiba di kiblat kidul kali ini di Candi Simping Desa Sumberjati, kita adakan pagelaran kesenian jaranan dan campursari ini.

Setelah dari sini nantinya kirab dilanjutkan ke kiblat etan yaitu Prasati Munggut di Desa Babatan, Kecamatan Wlingi. Dan setelahnya, terakhir Kirab Hambangun Praja bertolak menuju Candi Sawentar Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro lalu diarak menuju Pendopo Sasanan Adi Praja, pusat pemerintahan Kabupaten Blitar.

“Maksud dari diadakannya Kirab Hambangun Praja yang membawa Panji-panji Kabupaten Blitar, Pusaka dan Damar Hurub Hambangun Praja ini tidak lain adalah untuk membakar kembali semangat gotong royong warga Blitar agar tetap terjaga, mengingatkan hari jadi Blitar, melestarikan budaya dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat melalui berbagai rangkaian kegiatan hari jadi kali ini,” tutup Bupati.