BALITAR.ID, Blitar – Kenalkan potensi wisata Blitar melalui industri kreatif fotografi, Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar (Disparbudpora) Kabupaten Blitar bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (Bapparda) Kabupaten Blitar bekerjasama dengan Nikon Indonesia menggelar ‘Lomba Fotografi Destinasi Wisata Blitar in Frame’, Sabtu (7/12/2019).

Kegiatan yang dikemas dengan workshop dan lomba fotografi destinasi wisata Kabupaten Blitar ini diikuti oleh sebanyak 250 fotografer dari seluruh Indonesia dan digelar di Aula Kampung Coklat, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Panitia pelaksana Lomba Fotografi Destinasi Wisata Blitar in Frame Nefi Destiandri mengatakan kegiatan lomba fotografi ini digelar mulai Sabtu (7/12) hingga Senin (9/12) dengan mengambil konsep destinasi wisata.

“Lomba fotografi ini merupakan wadah bagi para fotografer untuk ikut mengembangkan pariwisata Indonesia khususnya di Kabupaten Blitar. Untuk hari pertama kita isi dengan workshop, untuk hari kedua dan ketiga mereka kita bebaskan untuk hunting dan eksplor foto destinasi wisata di Kabupaten Blitar,” katanya saat ditemui BALITAR.ID.

Dia menambahkan, para peserta diberikan dua opsi kategori fotografi, yakni landscape destinasi wisata dan juga human interest. Untuk penilaian, nantinya selain mengirim hasil foto asli, para peserta juga diarahkan untuk memposting hasil fotografi di media sosial.

“Target akan ada 1500 sampai 4 ribu foto tentang Destinasi Wisata di Blitar yang akan diunggah di medsos nantinya. Maka untuk penilaian kita arahkan melalui Instagram, tujuannya tidak lain juga untuk mempromosikan Kabupaten Blitar lebih mendunia,” jelasnya.

Para peserta Lomba Fotografi Destinasi Wisata ‘Blitar in Frame’ saat sesi pemotretan Reog Bulkiyo di Komplek Candi Penataran, Blitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar Suhendro Winarso mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat positif, yakni melalui lomba foto ini pihaknya ingin mengeksplore bakat para seniman di bidang fotografi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong promosi Kabupaten Blitar melalui seni fotografi pariwisata.

“Peserta sangat antusias, banyak yang datang dari luar daerah bahkan dari luar pulau. Tentunya Blitar memiliki banyak potensi wisata yang tidak kalah dengan daerah lain, ada wisata alam, wisata buatan, wisata sejarah, budaya, dan lain sebagainya. Maka para fotografer tidak akan kesulitan mencari spot-spot mana yang bagus untuk dieksplor se luas-luasnya,”

Lebih lanjut Suhendro menambahkan, saat ini perkembangan pariwisata di Blitar sangat lah pesat. Pendekatan promosi wisata harus diimbangi dengan industri kreatif selain dianggap lebih menarik, juga diyakini diharapkan akan lebih mengena kepada kalangan yang lebih luas.

“Memasarkan produk tentunya tidak lepas dari strategi marketing yang tepat, kita perlu terus membuka diri untuk bersinergi dengan semua pihak, termasuk komunitas fotografi. Dengan lomba fotografi destinasi wisata ini diharapkan Blitar semakin dikenal lebih luas dan lebih mendunia,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here