BALITAR.ID, Blitar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap ke-2 bagi warga terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang dikoordinir sejumlah Dinas di lingkungan Kabupaten Blitar, Kamis (14/05/2020) di Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro.

Sejumlah Dinas tersebut diantaranya yakni Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olahraga (Dsiparbudpora) yang diberikan kepada pelaku-pelaku seni, wisata dan ekonomi kreatif. Lalu ada Dinas Kesehatan untuk mereka yang ODP dan PDP.

Kemudian Dinas Kominfo (Komunikasi dan Informatika) yang diarahkan kepada awak media, Dinas Koperasi dan UMKM serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) yang diberikan kepada Penceramah agama dari lintas agama.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Blitar Rijanto menyebutkan total bantuan yang disalurkan berjumlah 9.749 paket yang diambilkan dari Dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Ia mengatakan jenis isi bantuan sosial tersebut berupa beras 10 kg, telur 15 butir, sambel pecel, kecap dan kue produk UMKM.

“Hari ini kami meluncurkan bansos untuk warga yang terdampak ekonomi akibat Covid-19, yang dikoordinir Disparbudpora ada 413 yang tersiri dari pelaku seni, pelaku wisata, dan pelaku ekonomi kreatif. Kemudian untuk Bakesbang 608, Dari Dinkes 135 ini adalah ODP, PDP, tidak mungkin cari nafkah keluar dan dari Dinkop dan UMKM ada 409. Seluruhnya yang diluncurkan 9.749 paket. Ini dari dana APBD,” jelas Bupati.

Menurut Bupati, program bansos ini merupakan sebagai wujud kepedulian pemerintah yang senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat di masa pandemi. Bansos yang disalurkan kepada warga terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Adanya bencana pandemi Covid-19 ini tentunya saat ini yang kita rasakan yakni dampak ekonomi. Terutama bagi orang-orang yang menggantungkan penghasilannya pada bidang pariwisata, kesenian, pelaku ekonomi kreatif, penceramah agama, ada mubaligh, rohaniawan semua agama. Kalau biasanya mereka menerima honor dari ceramahnya itu, adanya Covid-19 ini mereka tidak ada aktivitas. Untuk Dinas Kesehatan mengkoordinir ODP, PDP, yang tentu tidak bisa cari nafkah di luar saat ini. Untuk wartawan dan masih banyak lagi. Bantuan ini agar warga terdampak Covid-19 bisa memenuhi kebutuhan makanan bergizi di masa pandemi. Semoga bantuan ini tidak hanya saat ini saja, semoga bisa berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, bantuan tersebut juga diberikan oleh perusahaan-perusahaan besar melalui program CSR diantaranya dari Bank Jatim, BRI dan pabrik gula dari PT RMI, Nagdirejo dan Mojopanggung memberikan bantuan yang akan diarahkan ke panti asuhan dan pondok-pondok pesantren. Namun, isi paketnya berbeda yakni hanya beras, gula dan masker.

“Harapan kami semoga bantuan seperti ini tidak berhenti pada momen seperti sekarang ini, melainkan bisa dilanjutkan di masa-masa mendatang. Semoga virus corona bisa segera diangkat dari bumi pertiwi kita ini. Dan semoga secepatnya keadaan bisa segera pulih seperti semula,” tukas Bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here