BALITAR.ID, Blitar – Tekad memajukan serta ikut mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Blitar terus digalakkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Blitar. Hal itu, yang menjadi titik poros komitmen para pelaku usaha pariwisata yang tergabung dalam Forum Pokdarwis Kabupaten Blitar saat kegiatan rembuk wisata di Kampung Toga Turi Putih, Desa Bonagung, Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, Sabtu (4/5/2019).

Turut hadir dalam kegiatan Rembuk Wisata tersebut pendamping Pokdarwis Kabupaten Blitar Arkham Maulana yang juga selaku Kepala Seksi Pengembangan Kelembagaan Pariwisata Dinas Pariwisata Budaya Pemudan dan Olahraga (Disaparbudpora) Kabupaten Blitar.

Ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut setidaknya ada beberapa poin yang disepakati oleh anggota Forum Pokdarwis, diantaranya pentingnya peningkatan sumber daya manusia yang mengelola destinasi wisata dan juga sinergi masyarakat dengan pemerintah.

“Pertemuan rutin 2 bulan sekali yang dilakukan oleh Pokdarwis ini hendaknya bisa menjadi ajang silaturahmi, tukar pemikiran dan diskusi tentang bagaimana mengembangkan ekonomi masyarakat Blitar melalui pariwisata berbasi komunitas,” kata Arkham.

Ia meyakini, jika semua pihak bergandeng tangan dan berjalan Bersama, Kabupaten Blitar akan semakin maju. Lebih lanjut sinergitas antar elemen masyarakat ini memeiliki antusias yang cukup banyak.

“Saat ini di Kabupaten Blitar ada sekitar 37 Destinasi Wisata yang dikelola oleh Pokdarwis, komunikasi yang dijalin pun cukup baik hingga bisa menggelar kegiatan Rembuk Wisata seperti ini tiap 2 bulan sekali,” sambungnya.

Beberapa poin lain yang perlu digaris bawahi yaitu masyarakan perlu dibina dan diberikan banyak masukan tentang potensi wisata dan memberikan kesadaran akan kesiapan dalam menerima kedatangan wisatawan dan agar mampu memberikan sambutan yang layak bagi para wisatawan yang tentu saja akan dapat meningkatkan popularitas potensi wisata.

Bimbingan dan pengarahan ini harus dilakukan agar masyarakat setempat bisa lebih sadar akan wisata dan tentunya masyarakat akan dapat ikut merasakan hasil dan manfaat dari bidang pariwisata itu sendiri. Sub poin yang wajib diperhatikan dalam bahasan kedua ini adalah pengeloaan destinasi wisata, manajemen homestay dan promosi/publikasi.

Dari beberapa poin yang didiskusikan tersebut menjadikan Pokdarwis semakin aktif dalam proses peningkatan potensi wisata. Terutama karena adanya banyak pihak yang telah mendukung, membuat pokdarwis bertanggung jawab penuh untuk terus mengembangkan dan mengenalkan setiap wilayah yang berpotensi wisata.