BALITAR.ID, Blitar – Komitmen untuk membangkitkan bidang olahraga pasca pandemi terus didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Beragam program kegiatan diluncurkan Pemkab Blitar melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar.

Hasilnya sederet prestasi atlet-atlet berbakat terus bermunculan dari daerah yang terkenal dengan sebutan Bhumi Laya Ika Tantra Adhi Raja, atau bumi disemayamkannya raja-raja besar tersebut.

Bertepatan dengan moment Hari Olahraga Nasional (Haornas) ini, berbagai inovasi guna membangkitkan kembali bidang olahraga di Kabupaten Blitar dibahas tuntas melalui webinar ‘Ngobrol Santai Membangkitkan Kembali Olahraga Pasca Pandemi’ yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo di Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Webinar yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo dan menghadirkan lima narasumber yakni Suhendro Winarso (Kepala Dinas Parbudpora Kabupaten Blitar, Fatatoh H U (Ketua Askab PSSI Kabupaten Blitar), Gatot Sutrisno (Pegiat Sport Science), Stack Pancagati (Pegiat Sport Tourism), Sugeng Wahyu W (Pelaku Sport Industry).

Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo mengatakan, selama masa pandemi ini seluruh event cabang olahraga sedang berhenti total. Disisi lain, olahraga sangat penting untuk meningkatkan imun di masa pandemi. Oleh karena itu olahraga menjadi salah satu aspek penting untuk di menjaga kebugaran masyarakat dan juga para atlet.

“Untuk meningkatkan imun kita, supaya kita tidak gampang tertular covid-19 ini perlu lah kita tingkatkan kebugaran melalui olahraga. Namun olahraga yang kita lakukan haruslah olahraga yang tidak berbahaya atau rawan penularan,” kata Wakil Bupati Marhaenis Urip Widodo saat ditemui usai webinar.

Dia menyarankan, di masa pandemi seperti ini sebaiknya masyarakat tidak melakukan olahraga yang sifatnya mengumpulkan banyak orang. Ada banyak olahraga yang bisa dilakukan secara mandiri untuk tetap menjaga kebugaran dan imunitas.

“Untuk olahraga yang sifatnya mengumpulkan banyak orang sebaiknya jangan dulu, seperti sepakbola itu menurut kita jangan dulu. Mungkin olahraga kayak treatmil, angkat beban, lari-lari atau bersepeda dengan jarak mungkin itu bisa dilakukan untuk sekali lagi menjaga kebugaran dan kesehatan di masa pandemi seperti ini,” tambahnya.

Lebih dalam Marhaenis mengatakan, pihaknya mendorong para pelaku dan pegiat olahraga di Kabupaten Blitar untuk terus menjaga semangat dan kebugaran. Sehingga ketika event-event olahraga kembali bergulir, para atlet dapat berprestasi membanggakan daerah Kabupaten Blitar.

“Dalam acara ini sebenarnya kita memberikan motivasi pada para olahragawan, para atlet, pembina olahraga, pegiat olahraga, guru olahraga dan KONI sebagai wadah olahraga Kabupaten Blitar untuk menjaga semangat, menjaga kebugaran agar bisa terus berprestasi membawa nama harum Kabupaten Blitar,” jelasnya.

Pemkab Blitar memberikan secara simbolis bantuan bagi para atlet dan olahragawan yang terdampak pandemi covid-19 (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten)

Sementara itu, Kepala Dinas Parbudpora Kabupaten Suhendro Winarso mengatakan, pandemi bukan menjadi alasan untuk turun semangat dan berhenti berkarya. Banyak jenis olahraga yang tetap bisa dilakukan seperti halnya jenis olahraga Sport Science, Sport Tourism dan juga Sport Industry.

“Ini adalah bentuk motivasi dan sosialisasi pada masyarakat untuk kita semuanya bahwa pandemi suatu saat pasti akan berakhir. Oleh karena itu, para olahragawan kita tetap bisa berkarya melalui berbagai jenis olahraga yang dapat menerapkan protokol kesehatan. Harapan kita melalui kegiatan ini, potensi-potensi para atlet tetap terjaga dan nantinya bisa berprestasi dan mengharumkan kembali nama daerah Kabupaten Blitar,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Blitar juga memberikan bantuan secara simbolis pada para atlet untuk tetap semangat dan terus berprestasi membawa harum nama daerah Kabupaten Blitar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here