BALITAR.ID, Blitar – Menyambut Hari Jadi Blitar ke-695 Pemerintah Kabupaten Blitar menyelenggarakan ‘Malam Tirakatan Kalajengaken Pemaosan Serat Ambya Mapak Ambal Warsa Blitar’ bersama warga jamaah Serat Ambiya di pendopo Sasana Adhi Praja Pusat pemerintahan Kabupaten Blitar di Kanigoro, Blitar, Minggu (4/8/2019) malam.

Malam tirakatan kali ini dihadiri oleh seluruh Kepala OPD, anggota Forpimda, Camat, Pejabat eselon IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar tersebut diisi dengan pembacaan Surat Ambiya. Kegiatan ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Blitar yang diberikan kepada perwakilan para pembaca Surat Ambiya.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk syukur atas pemberian kesejahteraan dan ketentraman yang diberikan oleh Allah SWT bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Bupati Blitar berharap kegiatan Hari Jadi Blitar yang ke 695 kali ini berjalan dengan lancar dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Blitar yang telah datang untuk mengikuti malam tirakatan dan pembacaan Serat Ambya.

“Tidak semua kabupaten memiliki Ambya seperti Blitar, maka dari itu harus diuri-uri atau dilestraikan sebagai wujud kerekatan antara ulama dan umara (pemimpin),” ungkap Bupati Blitar. Bupati juga menambahkan apabila hubungan keduanya terjalin dengan baik, maka sesulit apapun permasalahan pemerintah akan berjalan dengan baik.

Sebelum acara pembacaan Serat Ambya dimulai, Bupati Blitar menjelaskan tentang kelebihan Kirab Hurub Hambangun Praja dibanding sebelumnya, yang mana tahun ini kirab dilakukan ke seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar dengan menginap semalam di masing-masing Kecamatan dan juga diarak ke seluruh desa di Kabupaten Blitar.

“Yang dimaksud dengan Kiblat Papat Limo Pancer tersebut yaitu Pendopo Ronggo Hadinegoro sebagai pancer atau pusat dari Kabupaten Blitar. Kiblat Lor Candi Penataran di Kecamatan Nglegok, Kiblat Kulon Prasasti Pandelegan di Wonodadi, Kiblat Kidul Candi Simping di Desa Sumberjati, Kademangan dan Kiblat Wetan Prasasti Munggut di Desa Babadan, Wlingi. Candi Sawentar Kanigoro dan Pendopo Sasana Adhi Praja sebagai pusat Pemerintahan Kabupaten Blitar ini,” sambung Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga mengapresiasi Majelis Ambya Kabupaten Blitar yang telah ikut memeriahkan dan memperingati hari jadi Kabupaten Blitar ini dengan memberikan bantuan berupa seperangkat gamelan/cokekan untuk mengiringi pembacaan Serat Ambya.

Malam tirakatan dan pembacaan serat Ambya ini diikuti secara khidmat oleh seluruh jamaah dan juga jajaran OPD Kabupaten Blitar. Tentunya menjadi juga menjadi malam renungan dan introspeksi untuk membuat Blitar lebih baik mauju dan berdaya saing di semua sektor.

“Kegiatan malam tirakatan ini juga bertujuan merekatkan silaturahmi kita semua terutama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Kalau ini terus berjalan dengan baik, komunikasi dan silaturahmi terjalin dengan baik, sesulit apapun tugas pemerintahan akan bisa diselesaikan bersama demi kemajuan Kabupaten Blitar,” sambung Bupati.