BALITAR.ID, Blitar – Pemkab Blitar kembali memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada sejumlah pekerja seni dan pelaku usaha pariwisata yang terdampak ekonomi akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut dilakukan Bupati Blitar, Rijanto didampingi Kepala Dinas Parbudpora kepada perwakilan seniman dan pelaku pariwisata di Gedung Graha Bhakti Budaya, Kantor Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar, Jumat (15/5/2020).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Blitar Rijanto mengatakan, adanya pandemi Covid-19 ini tentunya berdampak pada kegiatan pertunjukan kesenian dan juga kepariwisataan. Oleh karena itu, di masa pandemi ini pemerintah senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat. Pemberian bantuan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban para pekerja seni dan juga usaha pariwisata di masa pandemi seperti ini.

“Adanya bencana pandemi Covid-19 ini tentunya saat ini yang kita rasakan yakni dampak ekonomi. Terutama bagi orang-orang yang menggantungkan penghasilannya pada bidang kesenian, pelaku ekonomi kreatif dan tentunya usaha pariwisata. Oleh karena itu disini pemeritah hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Kami sadar masih banyak warga yang terdampak Covid-19 membutuhkan uluran tangan. Kami berupaya semaksimal mungkin agar mereka tercover bantuan sosial. Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat mencukupi kebutuhan hidup di masa pandemi ini,” ungkap Bupati Rijanto saat memberikan sambutan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati berpesan agar para pekerja seni dan pelaku usaha pariwisata untuk tidak berputus asa akibat wabah Covid-19. Bupati mendorong agar para seniman tetap bersemangat dan berkarya dengan kreatif dari rumah.

”Musibah ini di luar dugaan kita semua. Teman-teman seniman ini tentu merasakan betul dampaknya. Mereka yang biasanya banyak tanggapan (job), banyak yang pesan untuk ndalang, karena wabah covid ini tidak ada tanggapan sama sekali. Pesan saya kepada teman-teman seniman, tetap semangat, tetap berlatih dan berkarya dari rumah. Setelah pandemi ini berakhir semua akan normal kembali,” tandas bupati yang dikenal peduli dan dekat dengan rakyat.

Sementara itu Kepala Dinas Parbudpora, Suhendro Winarso di kesempatan ini menyampaikan, dalam penyerahan Bansos kali ini Dinas Parbudpora Kabupaten Blitar mengusulkan 779 orang untuk bansos tahap II dengan kategori pedagang di kawasan wisata, seniman/pekerja seni, dan pelaku industri kreatif. Dari jumlah yang diusulkan tersebut lolos 413 orang. Dari 413 orang itu 165 di antaranya merupakan seniman/pekerja seni. Diketahui pekerja seni yang tidak diusulkan tidak lolos dipastikan telah mendapat bantuan sosial dalam bentuk yang lain.

“Kali ini para pekerja seni yang mendapat bantuan sosial diantaranya dalang, waranggono, seniman jaranan, pemusik elektune dan penyanyi. Karena aturan pemerintah bantuan sosial tidak boleh dobel,” jelas Suhendro.

Dia berharap, bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada pekerja seni dan warga terdampak Covid-19 ini dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari di masa pandemi. Bantuan ini diharapkan pula dapat menjadi pendorong semangat bagi pekerja seni untuk terus berkarya.

“Sudah pasti bantuan ini tidak dapat mencukupi semuanya. Tapi seperti yang disampaikan Pak Bupati, bantuan ini paling tidak bisa meringankan, supaya tetap bersemangat, tetap bersabar. Covid-19 ini memang harus kita hadapi bersama-sama. Imbauan kami, bantuan ini jangan dilihat dari nilai barangnya, bantuan dari pemerintah ini kita jadikan semangat untuk selalu Yakin suatu saat kita akan bangkit lagi,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here