BALITAR.ID, Blitar – Untuk pertama kalinya Kabupaten Blitar menerima mahasiswa KKN dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta Jawa Tengah. Mulai tanggal 23 Juli – 28 Agustus 2019 mahasiswa seni dari ISI Solo melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kemloko, Nglegok, pasca ditandatangani MOU antara Bupati Blitar dan Rektor ISI Surakarta bulan lalu.

KKN ini berbeda dari KKN umumnya dari perguruan tinggi lain, programnya khusus seni budaya. Sejumlah 14 mahasiswa dari beragam jurusan seni, yaitu seni tari, etnomusikologi, seni rupa murni, kriya seni, dan desain interior siap memberdayakan potensi-potensi seni yang ada di desa Kemloko. Program yang ditawarkan diantaranya meliputi wayang beber, batik, mural etnik, tari tradisi, dan pengembangan bambu untuk alat musik tradisional dan lampu hias.

Program tersebut sangat diperlukan untuk menghidupkan beberapa kesenian lokal yang mati suri, sehingga akan ditumbuhkembangkan lagi melalui KKN budaya ini. Reyog Bulkio akan dikembangkan lagi dengan melatih anak-anak agar regenerasi seni lokal berlangsung dengan baik, mengingat reyog ini menjadi unggulan dan kekhasan desa Kemloko. Keberadaan perajin sungging wayang kulit dan barong di desa ini juga akan dikembangkan dengan bentuk baru yaitu wayang beber.

Terlebih desa Kemloko dekat dengan Candi Penataran yang terpahatkan cerita Ramayana, Krenayana, Bubhuksah dan Gagang Aking, Sri Tanjung serta cerita lokal lainnya. Batik Bulkio juga akan dihidupkan lagi di desa Kemloko.

KKN budaya ini selaras dengan pengembangan desa Kemloko yang telah dirintis oleh Mas Pendi, Pokdarwis desa Kemloko. Homestay-homestay yang ada dikemas menjadi lebih unik dan khas dengan sentuhan seni dan ramah lingkungan. ProgramProgram wisata edukasi budaya akan mendekati kenyataan dengan hadirnya mahasiswa-mahasiswa seni.