BALITAR.ID, Blitar – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengunjungi Wisata Edukasi Kampung Coklat, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Kedatangan Emil untuk meninjau langsung penerapan protokol kesehatan sektor pariwisata di Kabupaten Blitar.

Emil menyampaikan lawatan ini juga erat kaitannya untuk mendorong kepariwisataan di Jawa Timur agar semakin menggeliat dalam mempromosikan pariwisata di era new normal sehingga dapat menumbuhkan perekonomian pasca pandemi.

“Hari ini kebetulan saya ada agenda di Blitar dan ternyata disambut baik Pjs Bupati Blitar Budi Santosa, kita sama-sama meninjau Kampung Coklat yang kita ketahui adalah salah satu lokasi wisata dan juga tempat pemasaran produk UMKM berbasis coklat yang sangat terkenal,” kata Wagub Jatim Emil Dardak disela kunjungannya di Kampung Coklat, Blitar, Sabtu (10/10/2020).

Wagub Emil saat berkunjung di Wisata Edukasi Kampung Coklat, Kademangan, Kabupaten Blitar (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar)

Menurutnya, saat ini destinasi destinasi lokal di Jatim telah mempersiapkan diri dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Sehingga, keamanan wisatawan bisa terjaga. Seperti halnya di Kampung Coklat, menurut dia protokol kesehatan diterapkan semakin baik dan memadai.

“Saya lihat protokol kesehatan diterapkan sangat baik disini, pegawai-pegawainya juga mengenakan APD lengkap dan memadai. Bahkan sebelum masuk kita di arahkan untuk memakai masker, mencuci tangan serta pengecekan suhu tubuh. Asalkan protokol kesehatan sudah kita patuhi, insyaallah mudah-mudahan kita bisa terjaga dari resiko covid-19,” jelasnya.

Oleh karena itu, Emil mengajak masyarakat untuk tidak ragu lagi berkunjung ke tempat tempat wisata lokal di Jatim. Hal ini tentunya guna memberi stimulus untuk menggerakkan kembali perekonimian di sektor pariwisata. Menurutnya, perkonomian akan kembali bergeliat jika ada kunjungan masyarakat ke tempat wisata

“Kami mengajak masyarakat di Jawa Timur untuk jangan ragu-ragu mengunjungi tempat-tempat wisata lokal, seperti Kampung Coklat di Blitar, karena dampaknya kepada perekonomian di masyarakat sangat baik. Termasuk UMKM dan penyerapan tenaga kerja. Dan tentunya juga bagi masyarakat melepas kejenuhan dengan berwisata,” ungkapnya.

Lebih lanjut Emil menjelaskan, di masa tatanan kehidupan baru atau new normal ini sektor pariwisata harus lebih agresif lagi dalam memasarkan produknya. Hal ini tentu guna menjaring pangsa pasar yang baru saat pandemi telah berakhir nanti.

“Pada intinya di pariwisata harus lebih agresif lagi memasarkan destinasinya. Artinya kita berharap bahwa pangsa-pangsa pasar yang baru bisa tercipta. Jadi misalnya seperti di Blitar sendiri ternyata ada pangsa pasar baru melalui transportasi kerta api. Ini adalah salah satu peluang yang ekonomis dan potensial untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Blitar,” tuntasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here