BALITAR.ID, Blitar – Indonesia merupakan Negara kepulauan dimana setiap pulau dipisahkan oleh lautan yang 100% isinya adalah air. Tetapi, meskipun Kepulauan Indonesia dikelilingi oleh lautan, konsumsi air minum di Indonesia justru didapatkan dari sumber mata air yang berasal dari pegunungan. Karena air laut mengandung banyak sekali garam, yang justru dapat membuat orang yang mengkonsumsinya terkena dehidrasi. Di daratan kepulauan Indonesia, banyak sekali ditemukan Gunung-gunung merapi yang aktif maupun non aktif, serta jajaran pegunungan yang bukan merupakan gunung vulkanik. Dan dari sinilah, sumber mata air banyak ditemukan.

Tetapi tak selalu berada di bawah lereng gunung, atau yang dekat dengan mata air pegunungan sumber mata air tersebut ditemukan. Di beberapa tempat di Indonesia, terutama di Pulau Jawa banyak sekali ditemukan sumber mata air yang airnya justru berasal dari dalam tanah. Di wilayah Kabupaten Blitar Jawa Timur misalnya, sumber mata air seperti ini biasa disebut masyarakat setempat dengan istilah umbul yang berarti air yang ngembul atau menyembul/memancar keluar ke atas permukaan tanah.

Salah satu daerah yang memiliki sumber mata air terkenal di Blitar adalah di Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar. Disini terdapat sumber mata air yang dikenal dengan nama Wisata Sumber Air Sukosewu. Di Sumber mata air ini banyak sekali ditemukan Pohon Suko atau Pohon Asoka, yakni pohon yang tumbuh tinggi menjulang, dan memiliki akar yang kuat dan besar. Pohon yang memiliki nama latin Saraca Indica ini banyak ditemukan di sekitar area umbul dan karena alasan inilah nama suko dijadikan sebagai nama mata air ini. Akar dari pohon ini mencuat dan menjalar mengelilingi sumber mata air. Hal ini membuat sumber mata air ini tidak pernah kering, karena akar dari pohon-pohon besar nan langka inilah yang mampu menahan air disekitar umbul terutama di musim hujan. Untuk sebab inilah, PDAM kabupaten Blitar pun ikut memanfaatkan sumber mata air ini untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat setempat sampai sejauh radius 15  km dari sumber mata air ini.

Selain manfaatnya sebagai lokasi penyedia utama konsumsi air bagi masyarakat setempat, di lokasi ini juga terdapat bebatuan yang berwarna kekuningan. Masyarakat setempat percaya bahawa air yang keluar dari batu ini bisa digunakan sebagai obat flu dan sakit perut. Secara ilmiah, sebenarnya proses ini terjadi karena air yang meresap kedalam batu, bercampur dengan kandungan mineral dan silica yang terdapat dalam bebatuan. Sehingga air yang merembes keluar dari celah/pori-pori batu tersebut memiliki kandungan mineral yang baik bagi tubuh. Air bersih dengan cukup kandungan mineral dipercaya berguna untuk proses detoksifikasi racun dalam tubuh, sehingga bisa menyembuhkan penyakit seperti diare maupun menghilangkan bakteri Influensa yang menyerang tubuh manusia. Adanya bebatuan unik ini memancing kedatangan masyarakat yang ingin menjajal keberuntungan dan manfaat air yang dihasilkan bebatuan ajaib dari umbul ini.

Lokasi ini cocok untuk menghabiskan waktu luang bersama keluarga, karena suasana alam yang teduh bisa menghilangkan stress karena bekerja, atau stress akibat jadwal pelajaran yang padat bagi yang masih bersekolah. Ber-selfie atau ber-wefie ria dengan latar belakang pemandangan alam disekitar umbul ini juga bisa membuat hasil jepretan menjadi lebih natural dan maksimal. Apalagi disini banyak ranting-ranting pohon yang bergantungan dan menjalar dari satu pohon ke pohon lainnya, ranting ini cukup kuat bahkan untuk menahan beban seberat orang dewasa, jadi bisa digunakan sebagai salah satu instrumen untuk menghasilkan karya fotografi yang lucu dan unik. Untuk yang ingin melakukan foto prewedding dengan konsep dan tema yang berbeda seperti konsep tradisional maupun yang berbau alam, juga cocok dilakukan disini tetapi pastinya dengan menghubungi Pokdarwis sebagai pihak pengelola terlebih dahulu. Meskipun sekitar umbul ini ditumbuhi dengan banyak-banyak pohon besar, uniknya lokasi ini tidak banyak nyamuk. Sehingga membuat masyarakat yang berkunjung ke tempat ini tidak perlu khawatir karena harus sibuk menggaruk kulit yang gatal akibat gigitan nyamuk.

Di Wisata Air Sukosewu ini juga sering digunakan sebagai area untuk kegiatan kemah dan pramuka oleh siswa siswi se-kecamatan Binangun. Meskipun lokasi ini banyak dikunjungi oleh masyarakat, tetapi kealamian lokasi ini masih terjaga dengan baik. Hal ini tentunya karena lokasi wisata ini ikut dikelola oleh Pokdarwis Binangun. Setiap akhir pekan, Pokdarwis mengupayakan untuk mengadakan kegiatan maupun hiburan yang bisa dinikmati oleh pengunjung. lokasi parkir di tempat wisata ini pun cukup luas dan cukup bersih, meskipun pengelolaan lahan parkirnya bisa dikatakan belum maksimal. Dan untuk biaya parkirnya sendiri tidak dikenakan biaya tertentu, melainkan pengunjung hanya diminta membayar seikhlasnya.

Wisata Air Sukosewu yang terletak di Desa Ngembul, Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar Propinsi Jawa Timur sangat direkomendasikan karena menyuguhkan wisata alam yang akhir-akhir ini banyak diburu oleh masyarakat terutama masyarakat perkotaan. Untuk bisa berkunjung ke lokasi ini, cukup dengan menghubungi POKDARWIS di line Telp/Sms/Whatsapp: 0858-0654-7878 (Arif) atau dengan mengirim email langsung ke pokdarwisblitar@gmail.m.co