BALITAR.ID, Blitar – Kabupaten Blitar memiliki banyak potensi wisata, terutama wisata alamnya. Saat ini, banyak sekali masyarakat dari seluruh Indonesia yang mulai tertarik berkunjung ke Kabupaten Blitar untuk merasakan langsung nuansa alam di berbagai tempat wisata yang terdapat di daerah ini. Banyak tersebar tempat-tempat wisata di seluruh Kabupaten Blitar yang mulai dikembangkan oleh pemerintah daerah yang bekerja sama dengan masyarakat setempat dan lembaga terkait. Di Kabupaten Blitar sendiri masyarakat setempat sudah mulai banyak yang memiliki kesadaran untuk memaksimalkan potensi wisata di wilayah masing-masing. Salah satunya adalah POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata), yang terbentuk atas kesadaran,ketertarikan dan keinginan untuk terus mengembangkan potensi wisata di seluruh Kabupaten Blitar. Selain untuk mengembangkan potensi wisata yang ada, POKDARWIS juga berorientasi untuk mengenalkan Blitar kepada para wisatawan dan seluruh masyarakat yang ada diluar Blitar melalui tempat-tempat wisata yang banyak sekali ditemukan di seluruh wilayah Kabupaten Blitar. Yang uniknya tempat-tempat wisata tersebut tidak hanya mengandung unsur rekreasi tetapi juga banyak sekali mengandung unsur edukasi.

Salah satu lokasi yang saat ini dikelola bersama POKDARWIS adalah Desa Mronjo yang terletak di Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar. Desa Mronjo sendiri merupakan salah satu desa yang menjadi desa rintisan wisata. Hal ini dikarenakan Desa Mronjo memiliki banyak sekali potensi wisata alam termasuk potensi tanaman buah yang mampu tumbuh subur di wilayah ini, seperti jeruk, rambutan, kelengkeng, durian dan salah satunya yang sangat menarik adalah buah naga.

Buah Naga sendiri merupakan salah satu buah yang tergolong unik karena bentuknya yang seperti ekor naga dan daging buahnya yang berwarna merah keunguan, kuning dan putih. Rasanya pun memiliki keunikan sendiri, bahkan bunga dari tanaman buah ini mendapat julukan moon flower ( bunga bulan ) atau Queen of Night ( Ratu Malam ). Buah ini selain rendah kalori dan mengandung antioksidan, tetapi juga kaya akan serat, vitamin C dan B2, protein, kalsium, fosfor dan berguna untuk proses detoksifikasi racun logam yang bisa menyebabkan penyakit kanker. Tanaman ini sebenarnya berasal dari Negara Amerika Tengah, Amerika Selatan dan Meksiko, akan tetapi tanaman ini mampu berkembang biak dengan baik di Negara-Negara di Asia Tenggara termasuk Negara beriklim Tropis seperti Indonesia. Tetapi, meskipun kita banyak menjumpai buah ini di berbagai toko buah yang ada di pasar tradisional maupun swalayan, budidaya buah ini hanya dapat ditemukan di beberapa kota saja, salah satunya di Desa Mronjo ini.

Di Desa Mronjo budidaya buah naga ini cukup berkembang. Akan banyak sekali ditemukan tanaman buah naga yang masih dalam keluarga kaktus ini dilokasi tersebut. Sepanjang jalan di Desa Mronjo ini, wisatawan akan banyak menemukan tanaman ini di lahan-lahan penduduk yang memang cocok untuk mengembangbiakkan tanaman ini. Banyak dijumpai para petani buah yang membudidayakan tanaman ini, yang notabene rata-rata adalah para penduduk setempat. Desa ini merupakan salah satu desa lokasi wisata petik buah yang layak untuk dikunjungi sebagai tempat untuk ber-rekreasi dan berbagi edukasi. Lokasi wisata petik buah tersebut dikenal dengan sebutan Kampung Naga.

Di Indonesia sendiri Kampung Naga banyak ditemukan di beberapa daerah, salah satunya yang ada di Desa Mronjo ini. Perbedaan nya dari Kampung Naga di kota lain, karena tanaman buah naga yang terdapat di Desa Mronjo ini pembudidayaannya dilakukan sendiri oleh warga setempat yang memang rata-rata adalah para petani buah yang memiliki ketrampilan di bidang ini. Sehingga kualitas buah yang dihasilkan ketika panen pun cukup membuat para konsumen dan para wisatawan puas. Hal ini bisa dilihat dari ukuran buah yang rata-rata memiliki besar yang hampir sama, juga tekstur daging buah yang baik serta kualitas rasa yang masih asli dan alami. Para petani buah di Desa Mronjo ini, memberikan pencahayaan yang cukup untuk tanaman buah naga yang dibudidayakan. Proses ini dimaksudkan agar tanaman lebih cepat berbuah, sehingga proses panen akan berlangsung stabil.

Ada banyak sekali keuntungan yang didapat ketika berwisata di Kampung Naga di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar ini. Selain dapat menikmati suasana pedesaan yang tentu saja jauh dari hiruk pikuk kota-kota besar yang sumpek dengan segala polusinya, wisatawan juga akan mampu merasakan kesegaran dan kealamian dari Si Buah Naga, bahkan wisatawan pun bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah, terutama ketika saat musim panen tiba. Di lokasi ini juga banyak tersedia Jus segar Buah Naga yang bisa didapatkan dengan harga sekitar 7 ribu rupiah. Selain itu wisatawan yang berkunjung ke lokasi ini diberikan fasilitas untuk bisa mengikuti proses panen , sehingga wisatawan bisa merasakan dan memetik langsung buah naga dari pohonnya. Para Wisatawan  pun bisa mendapatkan informasi seputar tanaman ini.

Diperkirakan proses panen buah naga di Kampung Naga Desa Mronjo ini akan dilakukan pada bulan November tahun 2018. Diperkirakan pada bulan tersebut, seluruh petani buah naga ini akan melakukan proses memanen secara bersamaan, hal ini dipengaruhi oleh prosedur penanaman yang sesuai, sehingga buah dapat dipanen tepat pada waktunya. Di bulan ini, para wisatawan yang berkunjung akan dapat menikmati proses memanen secara langsung dan pastinya wisatawan dapat mencicipi buah naga segar yang baru dipetik dan bisa membawa pulang sebagai oleh-oleh untuk keluarga yang tentunya bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau.

Untuk bisa menikmati buah naga dari Kampung Naga, silahkan menghubungi POKDARWIS yang juga menyediakan layanan paket wisata untuk 20 orang dengan harga Rp.15.000 per orang.   Silahkan menghubungi kontak dibawah ini untuk info lebih lanjut  dan rasakan langsung kesegaran buah naga khas Kampung Naga Desa Mronjo Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar.